Aglaonema, mungkin sudah sangat dikenali terutama oleh penggemarnya. Tanaman hias yang memiliki kecantikan pada bentuk dan warnanya. Walau pun termasuk ke dalam tanaman hias yang memerlukan perawatan ekstra dan berharga mahal, tapi tidak menyurutkan pecintanya untuk memburu tanaman yang satu ini. Di Indonesia, aglaonema pada awalnya dikenal dengan nama sri rejeki. Melewati perkawinan silang dari spesies yang sama namun berbeda warna, lahirlah aglaonema-aglaonema berbagai jenis bentuk dan warna. Ada satu jenis aglaonema yang menjadi favorit, yaitu aglaonema berdaun merah yang lebih dikenal dengan nama aglaonema of sumatera. Aglaonema berdaun merah ini termasuk ke dalam agalonema yang mahal, karena dihasilkan dari proses persilangan dengan aglaonema yang lain. BerBeda jika aglaonema yang aslinya berwarna hijau, putih atau kuning harganya jauh lebih murah. 
Mahalnya harga aglaonema dipengaruhi oleh berbagai hal, salah satunya adalah warna daun, faktor dimensi, dan usia. Pada spesies yang dimensi dan umurnya sudah dewasa, harganya lebih tinggi di banding dengan daun yang masih mungil. Satu hal yang menarik, kekompakan daun mempengaruhi harga, tangkai daun yang pendek, umumnya lebih mahal. Untuk spesies yang baru ditemukan, sudah pasti harganya pun tinggi. Hal inilah yang bisa membuat budidaya aglaonema bisa menjadi peluang usaha. Anda tidak hanya bisa menjual kepada para pecinta Tanaman Aglaonema tetapi Anda pun bisa menyewakannya kepada pihak-pihak yang membutuhkan tanaman hias sebagai penghias kantor atau tanaman hias dalam even tertentu. Bagi Anda yang ingin membudidayakannya, Anda bisa memperhatikan tips bagaimana cara merawat aglaonema berikut ini:

Cara Merawat Aglaonema

Batang dan dahan aglaonema mirip dengan talas, namun tanaman satu ini tidak terlalu menyukai air. Penyiraman cukup 3-4 hari sekali, dengan cara disemprot, bukan diguyur. Jika air berlebihan maka akan tumbuh jamur yang menyerang akar, dan dampaknya akan membuat aglaonema membusuk. Upayakan untuk sinar matahari tidak terkena langsung. Satu faktor yang bisa membuat aglaonema mati adalah suhu yang dingin. Jadi letakkan aglaonema pada suhu 35 derajat celsius. Tanaman Aglaonema cocok ditanam dalam media yang gembur, dan biasanya dicampur dengan pupuk. Untuk menghemat air, aglaonema cocok ditempatkan pada pot yang terbuat dari tanah liat.

Gangguan yang mengancam

Ternyata si cantik ini akan layu jika mengalami gangguan psikologis. Gangguan yang akan membuat warna daun berubah akibat kurangnya cahaya, dan faktor kelembaban yang tinggi. Penyakit yang menyerang aglaonema adalah pembusukan. yang diserang akarnya oleh jamur jenis pythium spp akibat terlalu lembab dan basah. 

Agar daun terlihat segar dan sehat, hati-hati terhadap kupu-kupu. Binatang bersayap indah ini biasanya hingga di dedaunan dan akan meninggalkan telur yang nantinya menetas menjadi ulat. Ulat inilah yang akan merusak daun. Untuk menghindarinya, apa salahnya daun dibersihkan perlahan dengan lap yang lembut dan halus secara berkala. 
Axact

TANAMAN AGLAONEMA

Tanaman Sri Rejeki – atau biasa disebut juga dengan tanaman aglaonema merupakan jenis tanaman yang dijadikan penghias taman di sekitar rumah. Tanaman yang mempunyai keindahan pada daunnya banyak dijadikan tanaman hias karena mempunyai warna yang beragam

Post A Comment:

0 comments: